BIDANG PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN

Ikhtisar Jabatan :

Mempuyai tugas membantu dan mendukung pelaksanan tugas kepala bidang pengawasan dan pengedalian dalam pelaksanan pengujian kendaran   bermotor ;

Rincian tugas Kepala Seksi Pengujian Kendaran sebagai berikut :

  1. Meyusun rencana kegiatan seksi pengujian kendaran bermotor sebagai pedoman dalam pelaksanan tugas;
  2. Mendistribusikan dan memberi petujuk pelaksanan tugas kepada staf sehingga bejalan lancar;
  3. Memantau ,mengawasi dan mengevaluasi pelaksanan tugas dalam lingkungan seksi pengujian kendaraan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan tugas;
  4. Menyusun rancangan, mengoreksi, memaraf dan/atau menandatangani naskah dinas;
  5. Mengikuti rapat - rapat sesuai dengan bidang tugasnya;
  6. Melaksanakan inventaris kendaraan wajib uji;
  7. Menyusun bahan penetapan daya angkut dan dimensi kendaraan bermotor;
  8. Menyusun konsep kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan dan pengawasan terkait pengujian kendaraan;
  9. Mengumpulkan bahan dan menyusun konsep penetapan standard batas maksimum muatan dan berat kendaraan bermotor;
  10. Menyiapkan bahan pembinaan teknis pengawasan laik jalan kendaraan bermotor;
  11. Melaksanakan inventarisasi jumlah bengkel karoseri dan bengkel umum kendaraan;
  12. Melaksanakan perumusan kebijakan sertifikasi bengkel umum dan atau bengkel umum tertunjuk sebagai bengkel uji;
  13. Melakukan pembinaan kepada bengkel umum, meliputi pemberian bimbingan dan arahan tentang ketentuan-ketentuan teknis dan laik jalan serta pengawasan produksi dan pemeriksaan peralatan yang digunakan;
  14. Menyiapkan bahan penetapan penerimaan pendapatan retribusi semua jenis pelayanan pengujian kendaraan bermotor;
  15. Melakukan pengesahan pada formulir berita acara pemeriksaan pengapusan kendaraan bermotor dengan persetujuan kepala bidang;
  16. Menyiapkan data dan melakukan pemberitahuan dan alasan-alasan ketidaklulusan dalam pengujian kendaraan bermotor;
  17. Melakukan pengesahan terhadap daya angkut, jumlah berat diizinkan (JBI), muatan sumbu terberat (MST) dan kelas jalan yang dilalui kendaraan bermotor;
  18. Memberi persetujuan dan pengesahan untuk pelayanan mutasi dan numpang uji kendaraan bermotor dengan persetujuan kepala bidang;
  19. Menyusun bahan perencanaan, pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan fasilitas pengujian kendaraan bermotor;
  20. Menyiapkan bahan pelaksanaan kualifikasi, sertifikasi dan kalibrasi peralatan pengujian kendaraan bermotor;
  21. Menyiapkan bahan pelaksanaan dan pengesahan terhadap penghapusan kendaraan bermotor, perubahan status, dan perubahan bentuk kendaraan bermotor;
  22. Melakukan pengesahan pada surat pernyataan telah melaksanakan tugas pengujian dan pengembangan profesi penguji kendaraan bermotor;
  23. Mengajukan usulan pengangkatan/ pemberhentian jabatan fungsional penguji kendaraan bermotor dan pemberian sanksi kepada kepala dinas melalui kepala bidang;
  24. Melakukan pengesahan terhadap rancang bangun kendaraan bermotor;
  25. Menerima pengaduan keberatan hasil uji, kemudian menunjuk penguji dan memerintahkan pengujian ulang;
  26. Menyusun konsep standard operasional prosedur (SOP) dan standard pelayanan minimal (SPM) seksi pengujian kendaraan bermotor;
  27. Menilai prestasi kerja dan kedisiplinan staf untuk pembinaan dan pengembangan karier;
  28. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Pengujian Kendaraan dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;
  29. Meningkatkan kompetensi dan prestasi kerja; dan
  30. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan

Ikhtisar Jabatan :

Mempunyai tugas membantu dan mendukung pelaksanaan tugas Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan dalam melaksanakan pelayanan perizinan trayek angkutan;

Rincian tugas Seksi Perizinan Trayek sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana Kegiatan Seksi Perizinan Trayek sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  2. Mendistribusikan dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada staf sehingga pekerjaan berjalan lancar;
  3. Memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dalam lingkungan Seksi Perizinan Trayek untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan tugas;
  4. Menyusun rancangan, mengoreksi, memaraf dan/atau menandatangani naskah dinas;
  5. Mengikuti rapat - rapat sesuai bidang tugasnya;
  6. Menyusun konsep kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis terkait Perizinan Trayek;
  7. Menerbitkan izin penyelenggaraan angkutan darat dalam trayek perkotaan dan pedesaan dalam kabupaten;
  8. Menyiapkan bahan penerbitan izin penyelenggaraan taksi dan angkutan kawasan tertentu yang wilayah operasinya dalam kabupaten;
  9. Menyusun jaringan treyek dan menetapkan kebutuhan angkutan darat dalam wilayah kabupaten;
  10. Memberikan pelayanan izin trayek angkutan dalam wilayah kabupaten;
  11. Memberikan izin insidentil (penyimpangan trayek) untuk sementara;
  12. Memberikan izin operasi angkutan sewa dan taxi;
  13. Memberikan izin penyelenggaraan dan pembangunan fasilitas parkir untuk umum;
  14. Memberikan izin pengguna jalan selain untuk kepentingan lalu lintas;
  15. Membuat rekomendasi untuk trayek Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP);
  16. Memberikan izin rekomendasi untuk pengangkutan alat berat, angkutan barang khusus, dan angkutan barang berbahaya dan beracun (B3);
  17. Memberikan rekomendasi perubahan sifat penggunaan kendaraan (umum/tidak umum);
  18. Melaksanakan pelayanan izin usaha angkutan;
  19. Melaksanakan pemungutan retribusi terkait perizinan angkutan;
  20. Melaksanakan koordinasi dalam rangka penyusunan standard operasional prosedur (SOP) dan standard pelayanan minimal (SPM) terkait seksi Perizinan Trayek;
  21. Melaksanakan koordinasi dengan intansi terkait terutama dalam bidang Perizinan Trayek;
  22. Menilai prestasi kerja dan kedisiplinan staf untuk pembinaan dan pengembangan karier;
  23. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Peizinan Trayek dan memberikan saran pertimbangan kepada atsan sebagai bahan perumusan kebijakan;
  24. Meningkatkan kompetensi dan prestasi kerja; dan
  25. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan

Ikhtisar Jabatan :

Mempunyai tugas menerima, mempelajari dan mengawasi pelaksanaan pengujian kendaraan serta pemberian ijin trayek kendaraan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku;

Rincian tugas Seksi Pengendalian dan Pengawasan sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kegiatan Seksi Pengendalian dan Pengawasan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  2. Mendistribusikan dan memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada staf sehingga pekerjaan berjalan lancar;
  3. Memantau, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan tugas dalam lingkungan Seksi Pengendalian dan Pengawasan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan tugas;
  4. Menyusun rancangan, mengoreksi, memaraf dan/atau menandatangani naskah dinas;
  5. Mengikuti rapat - rapat sesuai dengan bidang tugasnya;
  6. Menyiapkan bahan dan menyusun pedoman serta petunjuk teknis terkait Pengendalian dan Pengawasan;
  7. Mengumpulkan, mengolah dan menyajikan laporan data dan informasi;
  8. Menyiapkan bahan bimbingan pengendalian dan pengawasan;
  9. Melaksanakan pengendalian dan pengawasan terhadap proses dan pelaksanaan pengujian kendaraan;
  10. Melaksanakan pengendalian dan pengawasan terhadap proses dan pelaksanaan perizinan trayek;
  11. Menginventarisasi, mengidentifikasi dan mengklarifikasi data objek kerja sesuai prosedur untuk kelancaran pelaksanaan pengendalian dan pengawasan;
  12. Mengendalikan dan mengawasi objek kerja sesuai prosedur dalam rangka tercapainya sasaran yang diharapkan;
  13. Mengevaluasi, mengkonsultasikan permasalahan yang timbul dengan pejabat yang berwenang dan terkait sesuai prosedur agar tercapai sasaran yang diharapkan;
  14. Melaksanakan koordinasi dalam rangka penyusunan standard operasional prosedur Pengendalian dan Pengawasan;
  15. Melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait terutama dalam bidang Pengendalian dan Pengawasan;
  16. Menilai prestasi kerja kedisiplinan staf untuk pembinaan dan pengembangan karier;
  17. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas Seksi Pengendalian dan Pengawasan dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan sebagai bahan perumusan kebijakan;
  18. Meningkatkan kompetensi dan prestasi kerja;
  19. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan